Kamis, 01 Desember 2011

PUISI "Detik-detik terakhir"

Detik-detik terakhir,
Saat kau akan meninggalkan masa lajang mu
Membuat hati ibu pilu, namun bahagia,
karena akan menyaksikan keberangkatan mu
mengarungi bahtera rumah tangga,
melabuhkan hati kepada belahan jiwa
Detik-detik terakhir,
Aku melepas tanggungjawab sebagai ibu,
‘tak terasa 26 tahun sudah engkau dalam dekapan ibu
Perlahan…… aku lepas dekapan itu,
agar kau dapat meraih uluran tangan kekasih mu
Peganglah erat jangan kau lepaskan,
karena amanah Nya telah aku alihkan
Detik-detik terakhir,
Menjelang keberangkatan mu,
tak banyak yang dapat aku katakan
Hanya pinta ku kepada mu,
ku harap engkau menjadi perhiasan rumah tangga
taat dan hormat kepada kekasih tercinta
patuh selalu kepada Sang Maha Pencipta
tegakkan syariat dalam membina rumah tangga
Detik-detik terakhir,
Menjelang keberangkatan mu,
ku lepas engkau dengan iringan do’a
Smoga Allah ridho akan kebahagiaan mu.

0 komentar:

Posting Komentar